| BENTUK-BENTUK IKLAN
ONLINE
Sumber: http://www.virtual.co.id/blog/online-advertising/bentuk-bentuk-iklan-online/
Meisia Chandra - Online Media Consultant,
Executive Director of PortalHR.com
19 Jun 2009
Setelah selesai merancang content
apa saja yang akan ada dalam sebuah situs web, pekerjaan
(besar) selanjutnya adalah merancang produk-produk apa
saja yang akan dijual dalam situs web tersebut. Berikut
ini adalah bentuk-bentuk iklan online yang dapat memberi
Anda gagasan baru untuk mengembangkan produk jualan
Anda nantinya.
1. Direct
Advertising: Di mana pemasang iklan dan pemilik
media berhubungan langsung dan menandatangani kontrak
untuk menampilkan iklan atau inisiatif promosi lainnya.
2. Ad Networks:
Sebuah jaringan (network) iklan yang menghubungkan dan
memediasi antara pemasang iklan dengan pemilik situs
web. Jaringan iklan seperti ini biasanya menargetkan
kampanye-kampanye yang tidak mempunyai target audience
khusus, tetapi mengincar sebesar mungkin orang yang
melihat iklan dengan biaya sekecil mungkin. Contoh:
ValueClickMedia dan Tribal Fusion.
3. Self-service
Advertising: Pendekatan iklan baru di mana materi
iklan, penempatan iklan, tampilan serta teks dikerjakan
sendiri oleh pemasang iklan melalui metode proses yang
dilakukan sendiri di Online. Contoh: Blogads dan Google
AdWords.
4. Contextual
Advertising: Iklan yang ditargetkan pada content.
Iklan tidak ditampilkan secara random, tetapi telah
dipilih oleh sistem secara otomatis sesuai dengan content
yang relevan dengan iklan tersebut. Contoh: Google AdSense
dan Yahoo Publisher Network.
5. In-Text
Advertising: Sistem in-text advertising secara
otomatis menghubungkan kata-kata tertentu di dalam website
dengan content iklan yang berhubungan. Contoh: Kontera
dan Vibrant in-Text Ad.
6. Twitter
Advertising: Iklan yang berfungsi sebagai tweet
dari pemasang iklan, yaitu iklan berbasis keyword yang
pendek, yang didistribusikan kepada user yang membaca
content yang sesuai dengan keyword yang dipilih. Contoh:
Magpie dan Twittad.
7. Ad Network
Optimization: Jasa optimasi iklan ini mengevaluasi
dan memilih iklan yang membayar terbanyak untuk ditampilkan
dalam halaman web dengan mengevaluasi semua pilihan
serta ukuran iklan yang paling baik, dan karakteristik
visualnya. Contoh: PubMatic dan YieldBuild.
8. Rep Ad
Agencies: agen periklanan yang mewakili blog-blog
serta situs web tertentu dan memediasi penjualan mereka
untuk kampanye-kampanye besar yang dilakukan brand-brend
besar ataupun agensi iklan besar. Contoh: Federated
Media dan Tribal Fusion.
9. Social
Advertising: Iklan untuk social media. Tidak
seperti iklan tradisional, format iklan ini memanfaatkan
dinamika pengaruh sosial seperti pengaruh peer group,
word of mouth, viral marketing dan rekomendasi langsung
dari teman ke teman. Contoh: VideoEgg dan Meebo.
10. Video
Advertising: Bentuk iklan yang ditargetkan pada
content video. Berbagai format tersedia, termasuk iklan
dinamis yang bisa tampil sebelum, setelah, ataupun selama
tayangnya content video tertentu. Contoh: Voxant dan
AdSense for Video
11. RSS
Advertising: Iklan ini ditampilkan di dalam RSS
Feed, yang bisa disesuaikan dengan konteks content RSS
feed tersebut atau secara manual ditargetkan pada kebutuhan
promosi tertentu. Contoh: Pheedo dan Feedvertising.
12. Sponsorship:
adalah bentuk bantuan dana atau bisa juga dalam bentuk
produk/layanan sebagai ganti promosi terhadap suatu
brand. Sponsorship online adalah strategi alternatif
yang banyak digunakan dan dianggap lebih efektif daripada
pemasangan iklan online berbentuk banner.
Yang mana saja yang sudah kami gunakan? Melanjutkan
tulisan yang sebelumnya, saya telah berjanji untuk berbagi
mengenai sumber-sumber income PortalHR.com selama ini:
1. Iklan
banner: Iklan ini masih menjadi sumber income
utama di PortalHR.com. Kami memiliki team marketing
yang handal yang telah berhasil membuat space iklan
di PortalHR.com selalu penuh.
2. Text
Link: Produk ini juga disediakan di PortalHR.com
tetapi tidak terlalu laku. Iklan yang lebih banyak diminati
masih iklan display. Selain itu, berbeda dengan dugaan
kami, iklan teks yang pernah dipasang CTR (click through
rate)-nya juga tidak terlalu tinggi. PortalHR.com mempunyai
sejarah CTR yang cukup tinggi, bisa mencapai 2,57%.
3. Event:
PortalHR.com mendapat cukup banyak pemasukan
dari komisi pendaftaran event secara online.
Singkat kata, sumber income utama PortalHR.com masih
sama seperti media-media tradisional, yaitu dari iklan.
Bentuk model bisnis online yang paling sederhana diaplikasikan
di sini, yaitu memberikan content kepada mayoritas pengunjung,
dengan sejumlah kecil (minoritas) lain membayar agar
jasanya terlihat oleh mayoritas tersebut.
Beberapa jenis iklan lain sudah
pernah kami coba, misalnya Google AdSense. Kami juga
pernah bekerjasama dengan sebuah ad network, namun setelah
dievaluasi, ternyata masih lebih menguntungkan memasarkan
iklan kami sendiri.
Setiap portal memiliki karakteristik tersendiri. Kami
bisa saja membuat produk-produk iklan serta feature
yang canggih, seperti Twitter ad atau mungkin RSS ad,
secara teknis itu tidak sulit, tetapi apakah produk
tersebut akan cocok dengan karakteristik portal kita?
Belum tentu. Sebagai pemilik portal sangat penting untuk
mengenali karakteristik tersebut. Saya akan coba mengulas
hal ini pada tulisan selanjutnya. |