Baktiartha communications iklan koran logo  
Google
 
pasang iklan koran
BAKTIARTHA COMMUNICATIONS Melayani Jasa Pemasangan untuk IKLAN, KOLOM, DISPLAY, IKLAN DUKA CITA, IKLAN PENGUMUMAN, IKLAN LELANG, IKLAN LAPORAN KEUANGAN, PROSPEKTUS, IKLAN LOWONGAN KERJA, KOMPAS, MEDIA INDONESIA, TEMPO, PIKIRAN RAKYAT BANDUNG, WARTA KOTA , POS KOTA, SUARA PEMBARUAN, REPUBLIKA, BISNIS INDONESIA, MEDIA INDONESIA, THE JAKARTA POST, BERITA KOTA, HARIAN TERBIT, INDO POS, KORAN JAKARTA, KORAN TEMPO, NERACA, NONSTOP, RAKYAT MERDEKA, SEPUTAR INDONESIA, SINAR HARAPAN, SUARA KARYA, WARTA KOTA, INVESTOR DAILY, LAMPU HIJAU, PIKIRAN RAKYAT, BALI POST, JAWA POST, SINAR HARAPAN , SINGGALANG, KEDAULATAN RAKYAT, KALTIM POST, SATELIT NEWS, RADAR BOGOR, RADAR BANTEN, Iklan Koran DAERAH di Indonesia.
HOME   CONTOH IKLAN KORAN   CONTACT   LINKS Bookmark and Share
 
 
Iklan koran jabodetabek
Iklan koran daerah
Iklan koran tips
Iklan koran online
Counter Powered by  RedCounter
Powered by  MyPagerank.Net
Msn bot last visit powered by MyPagerank.Net
Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.Net
Valid CSS!
free search engine website submission top optimization
test speed
Submit Your Site To The Web's Top 50 Search Engines for Free!
NZPAGES - Your New Zealand Web Site Directory
Free SEO Tools
01webdirectory.com
Powered by Mysiterank
Pasang Iklan Koran

Create Your Badge
10 Web Terbaik Indonesia
 


SEJARAH KORAN

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Koran (dari bahasa Belanda: Krant, dari bahasa Perancis courant) atau surat kabar adalah suatu penerbitan yang ringan dan mudah dibuang, biasanya dicetak pada kertas berbiaya rendah yang disebut kertas koran, yang berisi berita-berita terkini dalam berbagai topik. Topiknya bisa berupa even politik, kriminalitas, olahraga, tajuk rencana, cuaca. Surat kabar juga biasa berisi kartun, TTS dan hiburan lainnya.

Ada juga surat kabar yang dikembangkan untuk bidang-bidang tertentu, misalnya berita untuk industri tertentu, penggemar olahraga tertentu, penggemar seni atau partisipan kegiatan tertentu.

Jenis surat kabar umum biasanya diterbitkan setiap hari, kecuali pada hari-hari libur. Surat kabar sore juga umum di beberapa negara. Selain itu, juga terdapat surat kabar mingguan yang biasanya lebih kecil dan kurang prestisius dibandingkan dengan surat kabar harian dan isinya biasanya lebih bersifat hiburan.

Kebanyakan negara mempunyai setidaknya satu surat kabar nasional yang terbit di seluruh bagian negara. Di Indonesia contohnya adalah KOMPAS.

Pemilik surat kabar, atau sang penanggung jawab, adalah sang penerbit, Orang yang bertanggung jawab terhadap isi surat kabar disebut editor.
Sistem cetak jarak jauh

Perkembangan teknologi modern (komputer, internet, dll) kini memungkinkan pencetakan surat kabar secara simultan di beberapa tempat, sehingga peredaran di daerah-daerah yang jauh dari pusat penerbitan dapat dilakukan lebih awal. Misalnya, koran Republika yang pusatnya di Jakarta, melakukan sistem cetak jarak jauh (SCJJ) di Solo. Koran International Herald Tribune yang beredar di Indonesia dicetak dan diterbitkan di Singapura, padahal kantor pusatnya berada di Paris.

Di satu pihak sistem ini menolong beredarnya koran-koran kota besar di daerah-daerah dengan lebih tepat waktu. Namun di pihak lain, koran-koran daerah banyak yang mengeluh karena hal ini membuat koran-koran besar semakin merajai dan mematikan koran-koran daerah yang lebih kecil.
Format

Surat kabar modern biasanya terbit dalam salah satu dari tiga ukuran:

* broadsheet (ukuran besar) (29½ X 23½ inci), biasanya berkesan lebih intelektual.
* tabloid: setengah ukuran broadsheet, dan sering dipandang sebagai berisi kabar-kabar yang lebih sensasional.
* "Berliner" atau "midi" (470×315 mm), yang digunakan surat kabar di Eropa seperti Le Monde.

Sejak tahun 1980-an, banyak surat kabar yang dicetak berwarna dan disertai grafis. Ini menunjukkan bahwa tata letak surat kabar semakin penting dalam menarik perhatian pembaca.
Oplah

Jumlah kopi surat kabar yang dijual setiap harinya disebut oplah, dan digunakan untuk mengatur harga periklanan.
Koran dan politik

Di negara-negara Barat, pers disebut sebagai kekuatan yang keempat, setelah kaum agamawan, kaum bangsawan, dan rakyat. Istilah ini pertama kali dicetuskan oleh Thomas Carlyle pada paruhan pertama abad ke-19. Hal ini menunjukkan kekuatan pers dalam melakukan advokasi dan menciptakan isu-isu politik. Karena itu tidak mengherankan bila pers sering ditakuti, atau malah "dibeli" oleh pihak yang berkuasa.

Di Indonesia, pers telah lama terlibat di dalam dunia politik. Di masa penjajahan Belanda pers ditakuti, sehingga pemerintah mengeluarkan haatzai artikelen, yaitu undang-undang yang mengancam pers apabila dianggap menerbitkan tulisan-tulisan yang "menaburkan kebencian" terhadap pemerintah.

Pada masa Orde Lama banyak penerbitan pers yang diberangus oleh Presiden Soekarno. Namun bredel pers paling banyak terjadi di bawah pemerintahan Soeharto. Akibatnya banyak wartawan yang harus menulis dengan sangat berhati-hati. Atau sebaliknya, wartawan menjadi tidak kritis dan hanya menulis untuk menyenangkan penguasa.


 
 
 
 

PT. BAKTIARTHA PERDANA Office: Jl. Duta Darma VI Blok D6/10 Pondok Hijau Ciputat. Phone : 740 3423 - 9459 1923 Fax : 740 3423
E mail : baktiartha@yahoo.com
Website : www.baktiartha.co.id