|
Dari Wikipedia bahasa Indonesia,
ensiklopedia bebas
KOMPAS atau Kompas adalah nama surat
kabar Indonesia yang berkantor pusat di Jakarta. Kompas
adalah bagian dari Kelompok Kompas Gramedia. Untuk memudahkan
akses bagi pembaca di seluruh dunia, Kompas juga menerbitkan
edisi daring bernama Kompas Cyber Media, berisi berita-berita
yang diperbarui secara aktual.
Kompas adalah satu-satunya koran
di Indonesia yang diaudit oleh Audit Bureau of Circulations
(ABC).
Sejarah
Ide awal penerbitan harian ini datang
dari Jenderal Ahmad Yani, yang mengutarakan keinginannya
kepada Frans Seda untuk menerbitkan surat kabar yang
berimbang, kredibel,
dan independen. Frans kemudian mengemukakan
keinginan itu kepada dua teman baiknya, P.K. Ojong (1920-1980)
dan Jakob Oetama. Ojong langsung menyetujui ide itu
dan menjadikan Jakob Oetama sebagai editor in-chief
pertamanya.
Awalnya harian ini diterbitkan dengan
nama Bentara Rakyat. Atas usul Presiden Sukarno, namanya
diubah menjadi Kompas, sebagai media pencari fakta dari
segala penjuru.
Kompas mulai terbit pada tanggal
28 Juni 1965 berkantor di Jakarta Pusat dengan tiras
4.800 eksemplar. Sejak tahun 1969, Kompas merajai penjualan
surat kabar secara nasional. Pada tahun 2004, tiras
hariannya mencapai 530.000 eksemplar, khusus untuk edisi
Minggunya malah mencapai 610.000 eksemplar. Pembaca
koran ini mencapai 2,25 juta orang di seluruh Indonesia.
Seperti kebanyakan surat kabar yang
lain, harian Kompas dibagi menjadi tiga halaman bagian,
yaitu bagian depan yang memuat berita nasional dan internasional,
bagian berita bisnis dan keuangan, serta bagian berita
olahraga.
Larangan terbit sementara tahun
1978
Pada tahun 21 Januari 1978, menyusul
pemberitaan pencalonan Soeharto sebagai presiden untuk
ketiga kalinya dan demo menentang korupsi yang marak,
tujuh harian (Kompas, Sinar Harapan, Merdeka, Pelita,
The Indonesian Times, Sinar Pagi, dan Pos Sore) dilarang
terbit atas perintah Sudomo[1],
Edisi Daerah
Dengan semakin meningkatnya pembaca,
selain rubrik tetap pada edisi Nasional, saat ini Kompas
juga menambahkan edisi daerah antara lain:
Sumatra Bagian Selatan
Sumatra Bagian Utara
Yogyakarta
Jawa Tengah
Jawa Timur
Jawa Barat
Kompas digital
Kompas e-paper
Kompas e-paper atau koran digital
Kompas adalah versi elektronik dari koran Kompas yang
diluncurkan Kelompok Kompas Gramedia pada tanggal 1
Juli 2009. Inovasi ini sebenarnya telah ada dari tahun
2008 akan tetapi setelah melalui beberapa perbaikan
barulah Kompas epaper ini dapat benar-benar diakses.
Kompas epaper ini tidaklah sama dengan Kompas.com. Apabila
pada Kompas.com, informasi-informasi yang diberikan
berbeda dengan Kompas cetak maka Kompas epaper memiliki
berita yang sama dengan Kompas cetak akan tetapi epaper
berbentuk digital. Sampai saat ini Kompas e-paper tidak
memungut biaya, namun membutuhkan plugin tambahan, yaitu
Microsoft Silverlight yang wajib dipasang terlebih dahulu.
Kompas cetak
Kompas cetak adalah koran digital
Kompas versi elektronik. Kompas cetak. Kompas cetak
tidak membutuhkan plugin tambahan. Berita yang ada disini
sama persis dengan yang ada pada versi cetak (non-elektronik)
namun kadang ada berita yang tidak ditambahkan di sini.
Iklan yang ada pada versi cetak (non-elektronik) pun
ditiadakan disini.
Aneka rupa
Tokoh kartun yang sudah mendarah
daging di Kompas bernama Oom Pasikom.
Kompas Minggu memegang rekor sebagai
edisi bertiras paling banyak bila dibandingkan dengan
hari-hari biasa.
|