| Versi
Bahasa Indonesia
Versi
Bahasa inggris

Kuncinya adalah kata kunci.
Masa depan koran bisa jadi terselamatkan.
Berita bagus itu datang dari Potugal. Sebuah koran yang
baru terbit Mei tahun ini menjadi fenomena, dalam tujuh
bulan i–nama koran tersebut– oplahnya menanjak
hingga 70 persen.
Kiatnya adalah melanggar struktur
seperti yang selalu disakralkan oleh banyak desainer.
Pelanggaran struktural itu bukan hanya dari visual,
tapi juga mencakup pembagian rubrik redaksional. Mereka
menghilangkan rubrik-rubrik yang biasanya sangat banyak,
sebagai pengganti, i membuat empat bagian besar dan
memilah setiap item artikel ke dalam salah satunya.
Kesemuanya dikemas dalam format tabloid 56-64 halaman
yang dijilid kawat.
Keempat bagian besar itu adalah:
* Opinion adalah bagian pertama,
artikel yang bisa masuk ke halaman-halaman Opinion harus
sesuai dengan kata kuncinya: think. Tidak peduli apapun
jenis artikelnya, bisa politik, olahraga, seni, atau
apapun.
* Radar adalah bagian kedua, kata kuncinya adalah: know.
Diasumsikan para pembaca sudah banyak mengetahui perkembangan
yang terjadi melalui berbagai sumber, tapi Radar menyajikan
semua kejadian dalam 24 jam itu dengan ringkas.
* Zoom adalah bagian ketiga, kata kuncinya: understand.
Berisi artikel-artikel yang ditulis secara mendalam,
seperti laporan-laporan panjang majalah berita.
* Akhirnya More, Kata kuncinya: feel. Budaya, tokoh,
olahraga, dan sejenisnya.

Tantangan terbesar adalah di bagian
visual. Diperkuat 2 infografer dan beberapa fotografer,
para desainer menghilangkan template. Mereka membuat
setiap lembar halaman menjadi custom-made. Visual juga
dibuat sangat kuat, selain ilustrasi, mereka juga cenderung
menggunakan foto-foto portrait ketimbang foto suasana
atau foto berita biasa.
Tapi yang terpenting, sebuah desain
harus berdasar pada isi. Tidak cukup hanya meledakkan
sebuah halaman dengan pesta-pora desain tanpa mengetahui
apa yang terjadi dengan isinya.

sudah menjawab pertanyaan tentang
manfaat koran di zaman yang sudah sangat well informed
ini: penyederhanaan (kadang navigasi yang rumit justru
membuat kesasar), kedalaman cerita (Zoom), dan pesta
pora desain. Satu lagi yang penting: jahit kawat, supaya
koran tidak tercecer.

|